Direktur RSUD Boven Digoel Menjawab Semua Hal Yang Dituduhkan Kepadanya Tidaklah Benar

  • Bagikan
Screenshot 20231102 200933

Boven Digoel, Mmcnews – Beberapa waktu yang lalu 4 orang tenaga kerja medis yang berada di RSUD Boven Digoel melakukan pemalangan terhadap salah satu ruang. Dimana, mereka meminta kepada Bupati untuk segera menurunkan Direktur yang ada. Karena, mereka menilai sudah sangat merusak administrasi dan layanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Semua yang dituduhkan pada saya tidaklah benar,” ucap Direktur RSUD Boven Digoel, dr. Novita Tandi, SP.OG, pada media ini ketika ditemui pada ruang kerjanya, Kamis (02/11/2023).

Selain memberikan penjelasan, dr. Novita Tandi juga membawa awak media ini berkeliling dan masuk keruangan yang mengolah makanan bagi para pasien.

“Kami tidak pernah menggunakan air sumur untuk masak. Kami menggunakan air galon,” tuturnya.

Ia juga menjawab tentang statemen para aksi protes yang mengungkapkan tentang ketidak pantasan seorang dokter spesialis kandungan menjadi direktur. Dimana, ia menjelaskan menurut UU RI No 44 Tahun 2009 yang memperbolehkan seluruh tenaga medis yang berprofesi sebagai dokter untuk menjadi kepala RSUD.

“Mau dia seorang dokter spesialis, umum, gigi atau gigi spesialis, dia bisa menjadi direktur. Kemudian, dengan menjadi direktur RSUD ini, tidak membuat saya berhenti melayani pasien. Saya tetap melayani, walau subuh sekalipun,” ungkapnya.

Kemudian ia juga mengatakan, bahwa tidak pernah terlambat didalam memberikan hak-hak upah kepada para tenaga medis.

“Bisa di cek dan di tanya ke seluruh staf. Staf di RSUD ini berjumlah 389 orang. Jika tidak percaya, silahkan bertanya dengan mereka,” imbuhnya.

Ia juga berpesan dan berharap, kepada seluruh tenaga medis yang merasa tidak puas atas kepemimpinannya untuk langsung menyampaikan tentang keluhan tersebut. Agar, pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tidak terganggu dan kualitas pelayanan medis bisa semakin baik.

“Kemarin saya juga sempat mengganti beberapa posisi kepala ruangan, karena ingin mengejar akreditasi untuk RSUD ini. Dimana, banyak aturan untuk mencapai akreditasi tersebut yang harus dilakukan,” tutupnya. (Linthon)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan