Boven Digoel, Mmcnews – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boven Digoel bersama seluruh anggotanya, termasuk Pandis distrik dan Pengawas Kampung/Desa (PKD), telah menyatakan kesiapannya untuk mengawasi proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dalam rangka memperbarui data pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024 di Kabupaten Boven Digoel.
“Kami dari Bawaslu Kabupaten Boven Digoel dengan tegas menyatakan kesiapan kami untuk mengawasi pelaksanaan Coklit yang telah dimulai hari ini oleh petugas Pantarlih yang telah ditugaskan,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Boven Digoel, Bernard Warumap, pada Selasa (25/06/2024).
Bernard menjelaskan bahwa dengan pembentukan sekitar 237 petugas Pantarlih oleh penyelenggara Pemilu, tahapan Coklit untuk Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten Boven Digoel secara resmi dimulai. Langkah ini akan dipantau secara cermat guna memastikan bahwa proses Coklit berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Dalam pengawasan Coklit yang berlangsung selama sebulan ke depan, Bawaslu Kabupaten Boven Digoel telah menyiapkan tim pengawas Pemilu yang terdiri dari Pandis distrik dan PKD. Mereka akan melakukan supervisi dan monitoring secara rutin untuk memastikan kelancaran proses pencocokan data di 112 kampung dan 20 distrik.
“Kami juga telah memberikan instruksi kepada seluruh anggota pengawas pemilu di bawah naungan kami untuk mengawasi tahapan Coklit dengan seksama. Melalui pengawasan ini, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada warga yang hak pilihnya terabaikan atau tidak terdaftar dengan benar,” tambah Bernard.
Selain melakukan pengawasan, Bernard juga menyebutkan upaya-upaya pencegahan pelanggaran sesuai dengan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 89 Tahun 2024. Langkah-langkah ini mencakup memastikan bahwa petugas Pantarlih bertindak secara profesional dan independen, serta mematuhi prosedur yang telah ditetapkan untuk Coklit, termasuk dalam penggunaan Sistem Informasi Daftar Pemilih (Sidalih).
“Selain mendirikan posko untuk mengawal hak pilih, kami juga akan memfokuskan pengawasan terhadap titik-titik potensial pelanggaran yang krusial dalam tahapan Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pilkada Serentak tahun 2024 ini,” ujar Bernard.
Bawaslu Kabupaten Boven Digoel juga akan mengoptimalkan kegiatan analisis data pemilih, pemetaan wilayah rawan, serta melakukan penelusuran terhadap kinerja pantarlih. Mereka juga akan melakukan patroli pengawasan untuk memastikan partisipasi aktif dari masyarakat dalam penyusunan dan pemutakhiran data pemilih.
“Dengan demikian, kami mengingatkan kepada masyarakat di 112 kampung agar tetap berada di lokasi mereka untuk memudahkan petugas pantarlih dalam pendataan, sehingga hak suara mereka dapat terwujud saat pencoblosan nanti,” tutup Bernard. [Linthon]















