Konsultan Pengawas SDN Karang Gayam 1 diduga Linglung, Ucapannya Ngelantur 

  • Bagikan

Ket foto; Yusri saat datang kesekolah SDN garang Gayam 1, besi dalam cor yang keropos sudah ditutupi pasangan dan diplaster. 

Bangkalan || MMCMadura, Konsultan pengawas proyek Renovasi sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Gayam 1 kecamatan blega kabupaten bangkalan patut dipertanyakan.

Pasalnya saat dikonfirmasi media ini terkait besi yang keropos menurutnya secara ilmu tekhnik sipil harus diganti karena tiang cor merupakan tumpuan utama.

“Kalau besi yang keropos ya harus diganti, karena yang keropos itu disitu aja, Yang keropos kan dalam tembok, kalau diluar ya diganti.” Kata bedri saat dikonfirmasi melalui telfon.

Yang mengejutkan lagi dari pernyataan bedri, bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya yang diduga Linglung dia selaku konsultan pengawas seharusnya mengawasi, memberikan arahan serta disuruh mengganti atau membongkar disaat ada besi keropos.

Faktanya bedri sendiri tunduk dan manut pada apa yang diucapakan oleh pihak pelaksana hal itu membuat publik bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

“kata pemborongnya nggak usah diganti, Ya pak nanti diganti. Saya konfirmasi sama pemborongnya, Yang keropos soalnya sudah ditutup pak yang keropos itu. Kalau memang besinya keropos pak saya suruh ganti pak. Ya pak nanti saya lihat pak. Terima kasih.” Kata bedri diduga Linglung.

Sebelumnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPKOM) dan konsultan pengawas mendatangi sekolah SDN Karang Gayam itu namun besi di dalam tiang cor itu sudah ditutup dengan pasangan dn diplaster. Namun lagi lagi mengejutkan publik. Ali Yusri Purwanto yang mengaku PPKOM sendiri didepan beberapa wartawan menceritakan dengan anggaran lima ratus juta lebih tidak mencukupi dan membenarkan pihak kontraktor untuk tidak menggantinya karena tidak ada di Rencana anggaran biaya.

Padahal salah satu tugas PPKOM yaitu mengevaluasi Menilai kinerja penyedia barang/jasa bukan malah membiarkan besi keropos tetap dilanjutkan pembangunannya.

Yusri sendiri diam tak merespon saat dikonfirmasi pada senin (10/11/25) tentang pernyataan konsultan pengawas yang mana kalau ada besi cor lama yang keropos secara tekhnik sipil harus diganti.

Menanggapi hal itu Mestari meminta bupati bangkalan tidak tidur melihat permasalahan itu demi keamanan dan kenyamanan siswa,siswi serta guru nantinya dalam proses belajar mengajar.

” Ya kalau seperti itu pembangunan di SDN karanggayam 1 ibaratkan bencong. Laki laki di dandani menjadi perempuan. Didalam keropos kelihatan bagus. Jadi saya minta bupati bangkalan jangan tidur. Tanggapi serius masalah ini demi keamanan dan kenyamanan jangka panjang.” Kata Mestari singkat penuh harap.

Bersambung…

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan