Boven Digoel, Mmcnews – Sosialisasi yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boven Digoel pada Kamis (08/08/2024) di aula kantor sekretariat KPU terlihat kurang mendapat respons yang diharapkan dari partai politik. Terlihat hanya beberapa ketua partai yang hadir dalam acara tersebut.
Bernard Warumap, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boven Digoel, menyatakan kekhawatirannya mengenai rendahnya tingkat partisipasi partai politik dalam sosialisasi ini. Ia menegaskan pentingnya pemahaman yang mendalam tentang aturan dan tahapan pencalonan, baik untuk posisi Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota, Wakil Walikota, Bupati, maupun Wakil Bupati.
Bernard menekankan bahwa sosialisasi ini adalah kesempatan krusial untuk mengklarifikasi peraturan terbaru dan mengurangi potensi kesalahan persepsi yang bisa muncul selama proses pemilihan. “Sayangnya, kehadiran parpol dalam sosialisasi masih minim. Kami harap semua pihak, terutama parpol, dapat lebih proaktif dan mendukung setiap tahapan Pilkada 2024 di Boven Digoel,” ungkapnya.
Lebih jauh, Bernard mengingatkan bahwa rendahnya partisipasi ketua partai dalam sosialisasi bisa berdampak negatif pada partisipasi masyarakat dalam Pilkada. Ia khawatir jika partai politik tidak aktif dalam memahami dan mensosialisasikan peraturan kepada calon mereka dan pemilih, hal ini dapat mengakibatkan kurangnya pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi.
Bernard juga menambahkan bahwa partisipasi aktif dari semua elemen akan membantu memastikan Pilkada berjalan dengan adil, aman, dan sesuai dengan ketentuan. Dukungan serta keterlibatan partai politik diharapkan dapat memperlancar proses demokrasi di daerah tersebut dan meningkatkan partisipasi pemilih. [Linthon]















