Romanus-Albertus Pikat Belasan Ribu Massa di Kapsul Waktu dengan Program Visioner

  • Bagikan

Merauke, Mmcnews – 20 November 2024 lalu, belasan ribu masyarakat dari berbagai penjuru distrik hingga kampung memadati area Kapsul Waktu. Mereka hadir untuk menyaksikan kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan nomor urut tiga, Romanus Mbaraka-Albertus Muyak, yang menampilkan gagasan visioner dan program kerja strategis untuk lima tahun ke depan.

Arak-arakan megah yang dimulai dari kediaman Romanus Mbaraka di Merauke melintasi rute strategis seperti Jalan Brawijaya dan Raya Mandala sebelum mencapai Kapsul Waktu menjadi momentum awal yang mencerminkan antusiasme pendukung. Ribuan massa yang tumpah ruah sepanjang rute arak-arakan menyimbolkan dukungan besar terhadap pasangan ini.

Dalam pidatonya yang sarat akan visi pembangunan, Romanus Mbaraka memaparkan program-program prioritas yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat adat. “Kita tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun karakter dan peradaban masyarakat Papua Selatan yang berdaya saing. Program kami adalah untuk semua, dari kota hingga kampung,” tegas Romanus.

Sementara itu, Albertus Muyak menjelaskan lebih rinci tentang visi pasangan ini dalam memperbaiki sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi lokal. “Kami ingin memastikan bahwa setiap masyarakat Papua Selatan, baik di kota maupun pelosok kampung, memiliki akses yang setara terhadap pendidikan dan kesehatan. Semua program kami dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Albertus dengan penuh semangat.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran mereka di Kapsul Waktu, membawa spanduk dan menyanyikan yel-yel dukungan. Salah seorang warga, Andreas Yobee, yang datang dari Distrik Okaba, mengaku sangat terinspirasi oleh program pasangan ini. “Visi mereka nyata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Papua Selatan. Saya percaya mereka bisa membawa perubahan besar,” ujarnya.

Romanus menutup kampanye dengan pesan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian di Papua Selatan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memilih dengan hati nurani. Mari kita jadikan Papua Selatan lebih maju, sejahtera, dan harmonis tanpa perpecahan. Persatuan adalah kekuatan kita,” ujar Romanus di hadapan ribuan pendukungnya.

Hari itu, Kapsul Waktu menjadi saksi tak hanya dari semangat masyarakat, tetapi juga dari gagasan besar yang ditawarkan pasangan Romanus-Albertus untuk masa depan Papua Selatan. Dengan dukungan yang begitu masif, pasangan ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya membawa janji, tetapi juga harapan baru bagi seluruh masyarakat Papua Selatan.

Makna Filosofis Tagar Masak Pohon. Pasangan Romanus Mbaraka dan Albertus Muyak kerap menggunakan tagar #MasakPohon dalam setiap kampanyenya. Istilah ini bukan sekadar slogan, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam.

Secara harfiah, Masak Pohon menggambarkan proses menanam, merawat, dan menumbuhkan pohon hingga menghasilkan manfaat besar, baik berupa buah, naungan, maupun oksigen bagi lingkungan. Dalam konteks kampanye ini, istilah tersebut mencerminkan filosofi pembangunan yang berfokus pada keberlanjutan, inklusivitas, dan hasil nyata yang dapat dirasakan oleh semua masyarakat.

Bagi pasangan Romanus-Albertus, Masak Pohon melambangkan langkah-langkah strategis dalam membangun Papua Selatan, mulai dari merancang kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat, melaksanakan program secara bertahap, hingga memastikan hasilnya berdampak positif jangka panjang. Filosofi ini mengajarkan bahwa setiap perubahan besar harus dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan dengan kesungguhan dan konsistensi.

Selain itu, Masak Pohon juga menjadi simbol komitmen pasangan ini dalam melibatkan semua elemen masyarakat. Seperti pohon yang membutuhkan tanah subur, air, dan sinar matahari untuk tumbuh, Papua Selatan juga membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Baik pemerintah, masyarakat adat, hingga generasi muda,untuk berkembang menjadi wilayah yang maju dan sejahtera.

Melalui tagar ini, Romanus-Albertus mengajak masyarakat Papua Selatan untuk bersama-sama menanam harapan, menjaga persatuan, dan merawat semangat kebersamaan demi masa depan yang lebih baik.***

Penulis: Heberlinton Butar - ButarEditor: Heberlinton Butar - Butar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan