Bangun Soliditas dan Koordinasi, Kapolres Mappi Baru Gelar Tatap Muka Bersama Personel

  • Bagikan

Mappi, Mmcnews – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Kapolres Mappi yang baru Kompol Suparmin, S.IP., M.H, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mappi, Ny. Dwi Suparmin, menggelar pertemuan tatap muka dengan seluruh personel dan Bhayangkari Polres Mappi, Senin (28/04/2025), di Aula Rupatama Polres Mappi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Mappi Kompol Yosep Tato dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Mappi Ny. Yuli Tato, para Kabag, Kasat, Kasi, serta seluruh anggota Polres dan Bhayangkari. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian arahan perdana dari Kapolres kepada jajaran.

Dalam sambutannya, Kompol Suparmin menyampaikan permohonan maaf atas penundaan kegiatan yang semula direncanakan lebih awal. Penundaan tersebut disebabkan oleh agenda penting bersama Kapolda dan pejabat utama di Polda Papua pasca serah terima jabatan.

“Tatap muka ini sangat penting untuk membangun komunikasi awal yang baik. Meski tertunda, saya harap semangat kita tetap sama – untuk bekerja dengan solid dan penuh dedikasi,” ujar Kapolres.

Tak hanya sekadar perkenalan, Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan komunikasi yang sehat di lingkungan kerja. Ia menyoroti perlunya koordinasi horizontal antar anggota, vertikal antara pimpinan dan bawahan, serta koordinasi diagonal antar satuan fungsi.

“Kita semua satu kesatuan – tidak ada kelompok-kelompok dalam organisasi ini. Jika saya temukan, saya akan luruskan. Karena kekompakan adalah fondasi utama dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Terkait administrasi dan kedisiplinan, Kompol Suparmin juga memberikan penekanan pada prosedur perizinan cuti dan ijin. Ia mengimbau agar personel tidak segan menyampaikan kendala melalui jalur komunikasi berjenjang.

“Jangan ragu sampaikan kendala, ada jalur komunikasi yang jelas. Junior bisa ke senior, dan perwira bisa langsung ke Waka Polres,” tuturnya.

Sementara itu, kepada Bhayangkari, Kompol Suparmin menegaskan peran penting mereka sebagai pendukung moral bagi suami dalam menjalankan tugas negara. Namun, ia mengingatkan untuk tidak ikut campur dalam urusan kedinasan.

“Dukung suami dalam batas yang wajar, jangan terlibat dalam urusan dinas. Peran Bhayangkari adalah mendampingi, bukan mencampuri,” tandasnya.

Pertemuan ditutup dengan suasana hangat dan harapan baru untuk membangun sinergi serta semangat kerja yang lebih baik di bawah kepemimpinan yang baru. ***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan