Boven Digoel, Mmcnews – Pemerintah daerah setempat, memiliki tanggung jawab yang besar untuk memperhatikan kesejahteraan generasi muda Papua yang terlantar. Mereka perlu mengembangkan program-program khusus, termasuk pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial, yang dirancang untuk membantu anak-anak tersebut mendapatkan akses yang lebih baik.
Keterlibatan aktif dari pemerintah daerah dalam memperhatikan masalah ini, merupakan keharusan yang sangat penting agar bisa lebih meningkatkan kualitas hidup masa depan generasi muda Papua.
Ini menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian khusus dan upaya untuk meningkatkan kondisi anak-anak. Agar mereka, mendapatkan akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mereka dan merubah masa depannya.
Ketika anak-anak terlantar atau tumbuh dalam lingkungan di mana kebutuhan mereka tidak terpenuhi, mereka mungkin belajar untuk meminta atau mencari cara untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan.
Namun, jika perilaku tersebut tidak dibimbing dengan pengajaran tentang nilai-nilai moral dan pentingnya perilaku yang baik, hal ini bisa menjadi bagian dari krisis moral yang lebih besar di kemudian hari. Upaya membantu anak-anak ini dengan memberikan bimbingan moral dan perhatian yang diperlukan dapat membantu mencegah terjadinya krisis moral di masa depan.
Dampak dari krisis moral berkepanjangan yang sangat berbahaya adalah dapat berkontribusi pada peningkatan tingkat tindak kriminalitas. Ketika nilai-nilai moral menurun atau terabaikan, orang mungkin cenderung untuk tidak memperhatikan hukum atau norma-norma yang mengatur perilaku mereka, yang pada gilirannya bisa meningkatkan potensi terjadinya tindak kriminal.
Kita tentu sering menjumpai anak-anak Papua yang berkeliaran dan suka meminta-minta. Dimana, tentu banyak orang yang akan langsung iba dan memberikan uang kepada anak-anak tersebut. Tetapi taukah, dengan memberikan uang kepada anak-anak liar yang sering meminta tanpa mempertimbangkan konsekuensinya bisa memperkuat siklus permintaan dan mengajarkan bahwa hidup cukup dengan meminta saja.
Oleh sebab itu, pendekatan yang lebih baik mungkin harus segera dilakukan oleh pemerintah daerah setempat, yakni dengan cara memberikan bantuan yang berkelanjutan. Seperti pendidikan atau bantuan dalam memperoleh keterampilan yang bisa membantu mereka mandiri secara finansial di masa depan.
Baru-baru ini sering terjadi tindak kriminal seperti aksi pencurian yang hingga berujung pada aksi pembunuhan. Yang dimana hal itu, tentu sudah dapat dipastikan terjadi karena akibat dari krisis moral yang tertanam sedari dini.
Oleh sebab itu, wajib bagi pemerintah daerah melalui instansi terkait harus mulai berpikir serius dalam membimbing generasi muda yang ada di Papua. Agar generasi muda tersebut dapat berkembang baik dan mendapatkan kehidupan yang lebih layak. (Linthon)















