Boven Digoel, Mmcnews – Setelah 22 tahun menjadi kabupaten, Boven Digoel telah melalui lima kali pemilihan kepala daerah (Pilkada). Jika kita ibaratkan sebagai manusia, usia 22 tahun berarti sudah mencapai dewasa.
Di mana seseorang di usia dewasa biasanya sudah mampu membuat keputusan yang bijaksana dan bertanggung jawab untuk masa depannya.
Begitu pula dengan Kabupaten Boven Digoel. Dengan usia yang sudah 22 tahun, saatnya kita sebagai masyarakat menunjukkan kematangan dalam menentukan arah pembangunan daerah melalui Pilkada. Pilkada yang akan datang pada 27 November 2024 merupakan kesempatan penting bagi kita untuk memilih pemimpin yang tepat.
Selama Pilkada, sangat penting bagi setiap warga untuk cermat dalam memilih. Carilah informasi mengenai calon-calon kepala daerah, pelajari rekam jejak mereka, pahami visi misi dan program 100 hari kerja saat menjabat yang mereka tawarkan.
Dengan pengetahuan yang baik, kita bisa membuat keputusan yang mendukung kemajuan daerah di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi.
Mari gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kematangan kita sebagai pemilih. Dengan memilih pemimpin yang tepat, kita turut berkontribusi pada perubahan positif dan kemajuan berkelanjutan bagi Kabupaten Boven Digoel. Semoga pemilihan kali ini membawa pemimpin yang berdedikasi dan mampu memajukan daerah kita ke arah yang lebih baik.
Sebagai informasi, bahwa sudah ada 4 pasangan calon bupati dan wakil bupati yang telah mendaftar di KPUD kabupaten Boven Digoel. Mereka adalah;
1. Petrus Omba dan Marlinus
2. Yakobus J. Waremba dan H. Suharto,
3. Athanasius Koknak dan H. Basri M, serta
4. Hengky Yaluwo dan Melkior Okaibob.
Namun keseluruhan kelengkapan berkas administrasi akan diverifikasi oleh pihak KPU hingga tanggal 21 September 2024. Jika sampai batas waktu yang ditentukan masih ada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang belum bisa melengkapi berkas, maka pasangan calon tersebut akan dinyatakan tidak memenuhi syarat.[Linthon]















