Pandeglang-Banten | MMC – Pembangunan Infrastruktur Pompa Air (Irpom)menuai sorotan tajam dari warga dan insan pers.Selain diduga dikerjakan secara asal-asalan,proyek tersebut disinyalir kuat melanggar Keterbukaan Informasi Publik (KIP) karena tidak digelarnya papan informasi proyek pembangunan Irfom diDesa Idaman Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang Banten.12/08/2026
Berdasarkan hasil pantauan langsung awak media di lapangan,kondisi fisik bangunan tersebut tampak pada bagian tembok bangunan sudah terlihat beberapa bagian mengalami keretakan, sehingga memunculkan keraguan daya tahan dan kualitas konstruksi bangunan tersebut untuk jangka panjang.
Proyek sejak awal pelaksanaan hingga selesai dikerjakan memicu tanda tanya di tengah warga masyarakat sekitar.Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi pengelolaan anggaran publik.
Salah satu warga setempat menyampaikan harapannya agar pihak pengelola proyek dapat bersikap terbuka dan akuntabel kepada masyarakat.
“Kami selaku warga sangat berharap pihak pengelola memiliki keterbukaan informasi,mulai dari berapa besaran anggaran yang diserap hingga dari mana asal bantuan tersebut.Supaya warga di sini juga mengetahui dengan jelas.
“Keinginannya tentu seperti itu,jangan tiba-tiba langsung membangun tanpa kejelasan sumbernya.”Ungkap salah satu warga idaman yang enggan disebutkan namanya
Menanggapi hal tersebut, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Rikrik Gemi, Parta, memberikan keterangan saat ditemui awak media di kediamannya. Parta mengaku memang sejak awal pengerjaan hingga selesai,dirinya sama sekali tidak mengetahui besaran nominal anggaran maupun sumber bantuan proyek tersebut.
“Saya pribadi tidak mengetahui berapa anggarannya dan dari mana bantuannya, karena memang dari awal sampai sekarang tidak ada papan proyek yang terpasang.Untuk lebih jelasnya,silahkan konfirmasi ke Pak Dede, orang Kadubera, Kecamatan Picung.Soalnya saya selaku Ketua Poktan hanya menjalankan pengerjaan saja, masalah nilai anggaran saya tidak tahu. Bahkan Bendahara UPKK pun tidak mengetahuinya.”Paparnya Parta,
“Terkait bangunan yang mengalami keretakan saat ini karna cuaca panas hingga mengalami keretakan.”Tutup.Parta
Hingga berita ini diterbitkan,awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait, termasuk Pak Dede serta instansi pemerintah daerah setempat.Guna mendapatkan klarifikasi secara berimbang mengenai sumber dana, serta pertanggungjawaban atas proyek pembangunan Irpom tersebut.(Juhadi Geembhol)

















