Ket foto; Munawwir korwil pendidikan kecamatan blega saat memberikan klarifikasi diruangan kerjanya
Bangkalan|| MMCMadura, Menanggapi pemberitaan sebelumnya terkait dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan SD Kecamatan Blega, Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Blega, Munawwir, Memberikan klarifikasi resmi. Dalam pernyataannya, Dia menegaskan bahwa tidak ada praktik pungli terhadap para guru, baik yang berstatus PNS maupun ASN, terkait pencairan dana sertifikasi maupun sumbangan THR.
“Saya tegaskan, tidak ada pungli. Semua dana sertifikasi maupun tunjangan lainnya langsung masuk ke rekening masing-masing guru. Tidak ada potongan dalam bentuk apa pun,” ujar Munawir dalam klarifikasinya, Senin (14/4/25).
Sebagai bentuk keseriusan dalam menangani informasi yang berkembang, Korwil telah menggelar pertemuan dengan seluruh kepala sekolah, bendahara, serta Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Blega pada hari Senin pagi. Hasil dari pertemuan tersebut disepakati bersama bahwa tidak pernah ada pungutan seperti yang dituduhkan.
“Kami sudah mengumpulkan semua Kepala UPTD SD, bendahara, serta KKKS. Dan setelah dikroscek satu per satu, tidak ditemukan adanya permintaan dana maupun pungutan dalam bentuk apa pun,” imbuh Munawwir diruangan kerjanya.
Korwil juga menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap pengawasan dan siap bekerja sama dengan pihak berwenang jika diperlukan. Ia berharap informasi yang belum terverifikasi tidak menimbulkan keresahan di kalangan guru maupun masyarakat.
“Saya titip wilayah Blega ini dijaga bersama. Kami tidak menutup-nutupi apa pun, namun jangan sampai informasi yang belum jelas justru mencederai nama baik dan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan di daerah kami,” tutupnya.
Dengan hak jawab ini, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Blega berharap persoalan bisa dilihat secara objektif, dan apabila ada pihak yang memiliki bukti atau informasi yang lebih lengkap, agar menyampaikannya melalui jalur resmi. Harapnya mengakhiri.















