Ket foto: Kepala Puskesmas blega, Safitri saat dikonfirmasi di aula rapat, serta pasien yang tanpa infus diruang Asoka 10.
Bangkalan || MMCMasura, Pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Blega Kabupaten Bangkalan dinilai sangat buruk oleh keluarga pasien.
Hal itu diungkapkan Ahmad keluarga pasien yang menjaga mertuanya yang sedang dirawat inap dikamar ASOKA 10.
Ahmad pada media ini menjelaskan, tidak terpasangnya infus pada mertuanya (H.halimah) selama kurang lebih 9 jam itu merupakan kelalaian, yang menurutnya perlu adanya tindakan sangsi bahkan perlu adanya perubahan manajemen dipuskesmas tersebut.
” Saya hawatir dengan mertua saya ini pak, dari jam dua dini hari tadi sampai sekarang tidak terpasang, padahal sudah berulang kali saya kasih tau ke perawat jaga, tapi tidak ada respon, malah saya disuruh pasang sendiri dikasih plaster saya,” Jelas Ahmad diruang Asoka yang menunjukkan jam 10:08:16 pagi pada Rabu (18/02/26).
Senada dengan apa yang dikatakan suhaifi anak pasien, Ia meminta Bupati Bangkalan perlu mengganti manejemen puskesmas agar pelayanan lebih baik.
” Saya takut mas ummi tidak diinfus tapi masih dirawat, Dilaporkan berulang kali tak direspon, pelayanannya puskesmas ini buruk sekali,” Kata Suhaimi.
Sementara itu kepala puskesmas Drg Safitri saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya sempat menolak memberikan penjelasan, menurutnya ia harus menelusuri kejadian itu sebelum memberikan klarifikasi terkait pasien rawat inap tanpa infus















