Tingkatkan Kesadaran Pemilih Muda, KPU Boven Digoel Luncurkan Program ‘Goes To School’

  • Bagikan
Inshot 20240910 235811393 1

Boven Digoel, Mmcnews – Di tengah persiapan Pilkada 2024, KPUD Boven Digoel meluncurkan inisiatif inovatif bernama “KPU Goes To School” dengan tujuan meningkatkan kesadaran politik di kalangan siswa SMA yang akan menjadi pemilih pemula. Sosialisasi perdana program ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tanah Merah, Selasa (10/09).

Komisioner KPUD Boven Digoel Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, Elis Kurniati, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada siswa mengenai hak suara mereka dan proses pemilihan kepala daerah. Selama sesi sosialisasi, siswa memperoleh informasi tentang syarat-syarat menjadi pemilih dan cara berpartisipasi dalam pemilihan, serta mengikuti sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman mereka.

KPUD Boven Digoel berencana untuk melanjutkan program ini ke sekolah-sekolah menengah atas lainnya di Kota Tanah Merah. Elis Kurniati menekankan bahwa melalui program ini, mereka ingin memastikan siswa memahami peran penting mereka dalam memilih pemimpin daerah. Selain itu, diharapkan program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan politik di kalangan pemilih pemula tetapi juga mendorong mereka untuk menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada teman-teman dan masyarakat sekitar.

Dengan kegiatan ini, KPUD Boven Digoel berharap pemilih pemula akan lebih memahami pentingnya memilih dan menjadi lebih aktif dalam proses demokrasi. Program ini bertujuan membangun budaya pemilih yang kuat dengan memastikan generasi muda siap dan terinformasi saat mereka memasuki dunia pemilihan umum.

Program “KPU Goes To School” memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk kesadaran politik di kalangan siswa SMA. Edukasi yang diberikan melalui program ini membantu siswa memahami hak dan tanggung jawab mereka sebagai pemilih, serta cara berpartisipasi dalam pemilihan umum dengan cara yang benar. Informasi ini bukan hanya relevan untuk pemilihan kepala daerah, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan penting yang akan berguna dalam pemilihan mendatang.

Selain itu, dengan melibatkan siswa langsung di sekolah, program ini menciptakan kesempatan bagi mereka untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan klarifikasi secara langsung. Ini membantu mengatasi kesalahpahaman dan kebingungan yang mungkin ada mengenai proses pemilihan. Melalui keterlibatan aktif dalam sosialisasi ini, siswa dapat merasakan langsung dampak dari suara mereka dan pentingnya peran mereka dalam demokrasi.

Program ini juga bertujuan untuk membentuk kebiasaan pemilih yang baik di usia dini. Dengan memperkenalkan siswa pada proses pemilihan dan memberikan mereka pengetahuan yang diperlukan, program ini berpotensi menghasilkan pemilih yang lebih terinformasi dan terlibat secara aktif dalam proses demokrasi di masa depan. Ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan partisipasi pemilih tetapi juga pada kualitas demokrasi itu sendiri. [Linthon]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan