MMCNEWS.ID | Keheningan pagi di lereng pegunungan Wonosalam mendadak pecah. Warga Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad yang sudah membusuk di tengah ladang jagung, Senin (20/4/2026).
Penemuan ini bermula saat seorang warga sedang beraktivitas mencari rumput sekitar pukul 08.45 WIB. Di tengah rimbunnya tanaman jagung yang lokasinya cukup tersembunyi, saksi mencium aroma tak sedap yang sangat menyengat. Setelah ditelusuri, ia justru menemukan pemandangan mengerikan yang membuatnya spontan mundur dan meminta pertolongan.
Lokasi penemuan jasad ini terbilang cukup sulit dipantau dari jalan raya. Titiknya berada di area hutan ladang jagung, berjarak sekitar 100 meter ke arah utara dari objek wisata Bajak Laut 2, kemudian masuk ke dalam area ladang sejauh 50 meter.
“Awalnya warga pencari rumput yang tahu. Lokasinya di ladang jagung area hutan, tidak jauh dari wisata Bajak Laut,” ujar Kepala Desa Sumberjo, Ismiatun.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi teka-teki besar. Kondisi jasad yang sudah mengalami pembusukan tingkat lanjut membuat warga maupun petugas sulit mengenali wajah atau ciri fisik korban secara pasti.
Beberapa detail yang ditemukan di lokasi antara lain yakni korban mengenakan kaos, celana jeans, dan sepatu yang masih lengkap menempel di tubuh. Tak hanya itu ditemukan pula sebuah ponsel (HP) di dalam saku celana korban.
Sebagian warga menduga korban laki-laki karena pakaiannya, namun ada pula yang melihat rambut korban cukup panjang.
“Sepertinya laki-laki, pakai celana jeans, ada HP di sakunya. Tapi kondisinya sudah rusak (membusuk), jadi sulit dipastikan,” ungkap Warjito, salah satu warga di lokasi kejadian.
Aparat kepolisian dari Polsek Wonosalam segera mengamankan area begitu menerima laporan. Kapolsek Wonosalam, Iptu Aspio Tri Utomo, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami temuan ini.
“Iya benar, kami sedang di lokasi untuk penanganan awal,” ujarnya singkat.
Hingga pukul 10.30 WIB, jasad masih berada di tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian masih menunggu kedatangan tim INAFIS Polres Jombang untuk melakukan identifikasi lebih mendalam guna mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian korban sebelum dilakukan evakuasi ke rumah sakit.
Reporter: Adi















